Sunday, February 19, 2012

GURU

Guru adalah orang yang sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, guru harus membawa siswanya kepada tujuan yang ingin dicapai. Guru harus mampu mempengaruhi siswanya. Guru harus berpandangan luas dan kriteria bagi seorang guru ialah harus memiliki kewibawaan.(1)

Sedangkan Uzer Usman mengartikan guru sebagai sebuah jabatan atau profesi yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru. Pekerjaan ini tidak bisa dilakukan oleh orang yang tidak memiliki keahlian untuk melaksanakan kegiatan atau pekerjaan sebagai guru.(2)

Jenis profesi ini tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang di luar kependidikan walaupun kenyataannya masih dilakukan orang di luar kependidikan. Guru juga memiliki banyak tugas, baik yang terikat oleh dinas maupun di luar dinas.


Moh. Uzer Usman mengelompokkan tugas guru menjadi tiga. Pertama, tugas guru sebagai profesi. Yang meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa. Kedua, tugas guru dalam bidang kemanusiaan. Di sekolahan, seorang guru harus dapat menjadikan dirinya sebagai orang tua kedua. Ia harus mampu menarik simpati sehingga ia menjadi idola para siswanya. Pelajaran apapun yang diberikan, hendaknya dapat menjadi motivasi bagi siswanya dalam belajar. Dan ketiga, tugas guru dalam bidang kemasyarakatan. Masyarakat menempatkan guru pada tempat yang lebih terhormat di lingkungannya karena dari seorang guru diharapkan masyarakat dapat memperoleh ilmu pengetahuan. Ini berarti bahwa guru berkewajiban mencerdaskan bangsa menuju pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang berdasarkan Pancasila.(3)

Sebagai pengajar atau pendidik, guru merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan setiap upaya pendidikan. Itulah sebabnya setiap adanya inovasi pendidikan, khususnya dalam kurikulum dan peningkatan sumber daya manusia yang dihasilkan dari upaya pendidikan selalu bermuara pada faktor guru. Hal ini menunjukkan bahwa betapa eksisnya peran guru dalam dunia pendidikan.

Guru adalah salah satu komponen manusiawi dalam proses belajar-mengajar, yang ikut berperan dalam usaha pembentukan sumber daya manusia yang potensial di bidang pembangunan. Oleh karena itu guru yang merupakan salah satu unsur di bidang kependidikan harus berperan serta secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga professional, sesuai dengan tuntutan masyarakat yang semakin berkembang.(4)

(1)Cece Wijaya, et.al. Upaya Pembangunan Dalam Pendidikan Dan Pengajaran, PT Remaja Rosdakarya, Bandung, 1992, hlm. 23
(2)Moh. Uzer Usman, Menjadi Guru Profesional, PT Remaja Rosdakarya, Bandung, Cet. 14, 2002, hlm. 5
(3)Ibid, hlm. 6-7
(4)Sardiman. A.M, Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, Cet. VII, 2000, hlm. 123

No comments:

Post a Comment

Sahabat Ku